Selasa, 29 April 2014

Poin-Poin Penting Dalam Memasang Parabola

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kali ini Multi Teknik Info akan membagikan pengalaman dalam mamasang parabola untuk 2LNB dan 4LNB. Dalam memasang parabola agar mudah dan cepat selesai sebaiknya ikuti poin-poin penting berikut:
  • Pasang tiang parabola tegak lurus dan kokoh, Bila perlu di cor pakai semen terlebih dulu, bila blum di cor bisa dengan membuat skur pakai kayu sebanyak 3 buah lulu diikat pakai karet biar kencang
  • Tempatkan parabola pada area yang lapang dan tidak ada penghalang menuju ke angkasa terutama kearah satelit yang akan di dipilih
  • Ketahui diameter disk parabolanya, misalnya parabola 5feet, 6feet, 7feet, 8feet, atau 10feet agar pemasangan jarak antar LNB bisa tepat. Jika Anda telah terbiasa memasang para bola akan mudah membedakan parabola 6Feet dan 7Feet dan lainnya, namun jika ragu Anda bisa mengukurnya dengan konversi 1Feet = 30,48CM. Jadi jika anda ukur diameter parabola terdapat kurang lebih 243.84 berarti itu parabola 8Feet
  • Jarak pemasangan LNB pada bracket. Jarak (spasi) antara LNB Ini sangat penting Jika menggunakan 2 LNB atau Lebih.Jarak antar LNB ini tergantung diameter disk yang di pergunakan  semakin besar diameter disk yang di gunakan semakin renggang jarak antar LNB1 dan LNB lainnya dan semakin kecil diameter disk yang di gunakan semakin rapat jarak antar LNB1 dan LNB Lainnya. Biasanya pada bracket LNB nya sudah di sediakan tanda untuk 5Feet, 6FeetT, 7Feet, 8Feet, 9Feet, dan 10Feet. 
Contoh bracket yang telah disediakan tanda jarak antar LNB nya

Jika pada Briket LNB tidak disediakan tanda maka gunakanlah patokan dibawah sebagai berikut:
  1. Disk 5Feet Jarak LNB1 dan LNB2 rapat (tidak perlu di ukur)
  2. Disk 6Feet Jarak LNB1 dan LNB2 kurang lebih 1,5-1,7 CM (biasanya saya spasi pakai jari telunjuk)
  3. Disk 7Feet jarak LNB1 dan LNB2 kurang lebih 2-2,3 CM (biasanya saya spasi pakai ibu jari)
  4. Disk 8Feet Jarak LNB1 dan LNB2 kurang lebih 3-3,5 CM (biasanya saya sepasi pakai jari telunjuk gabung dengan jari tengah)
  5. Disk 9Feet= Jarak LNB1 dan LNB2 kurang lebih 4,5-5 CM (biasanya saya spasi pakai jari terlunjuk tambah jari tengan dan jari manis)
  6. Disk 10Feet= Jarak LNB1 dan LNB2 paling Renggang (tidak perlu diukur)

"Untuk 4LNB juga sama saja yang jadi patokan adalah LNB yang dekat tiang focus"
  • Kedalaman LNB pada bracket. biasanya saya menggunakan kedalaman LNB antara 38-40 agar tiang focus mudah di set naik turun untuk mendapatkan sinyal yang kuat
Kedalaman LNB pada Breacket

  • Garis "0" pada masing-masing LNB harus bener bener sejajar, Bisa dilihat pada bagian atas LNB bertuliskan 30-0-30 atau dengan melihat besi kecil melintang di dalam LNB nya, nah besi itu harus sejajar antara kedua LNB
Garis Nol (0) harus sejarar garis Timur dan barat


  • Pasang perkabelan antara LNB atau switch diseqc sesuai urutan LNB nya jika menggunakan switch, masukkan kabel coaxial kedalam tiang focus agar terlihat rapi 
LNB yang menggunakan Switch DiSeqC

  • Setelah LNB Siap, dan Disk juga sudah siap, pasanglah parabola pada tiang, selanjutnya sambungkan kabel out ke Receiver (RX), lalu hidupkan RX atur 0/22KHz SWITCH untuk LNB1: ON dan LNB 2-4 posisi OFF, lalu pilih canel yang kuat sinyalnya, boleh di Satelite palapa Boleh di Telkom, Pastikan siaran yang anda pilih itu masih aktif. lalu munculkan INFORMASI biasanya pencet tombol INFO pada remot
  • Atur kemiringan Parabola kearah selatan 0,45°-2,45°, ini khusus untuk wilayah JAMBI dan sekitarnya karna Provinsi Jambi terletak di daerah khatulistiwa antara 0.45° garis Lintang Utara 2.45° garis Lintang Selatan. Setelah kemiringan kurang lebih tepat kemudian gerakkan Parabola dari tegak lurus kearah timur perlahan-lahan hingga sinyal pada monitor terlihat kuning dan siaran pada TV terlihat jelas. kemudian pindahkan canel cari siaran yang lemah sinyal nya, atur kembali kemiringan parabola hingga dapat sinyal kuat
Note:
  1. Naik Turunkan parabola pelan - pelan, atur kemiringannya juga putar kekanan dan kekiri pelan pelan agar mengarah kearah yang tepat sehingga sinyal kuat
  2. Naik turunkan tiang Focus perlahan tampa memutar nya untuk memperkuat sinyal polaritas Horizontal (H)
  3. Putar kekanan dan kekiri tiang focus perlahan tanpa mengubah posisi tinggi rendahnya untuk memperkuat sinyal Polaritas Vertikal (V)
  4. 2LNB biasanya untuk menangkap siaran pada Satelite Palapa di 113°E dan Satelit Telkom di 108°E, jadi agar bisa menangkap siaran di kedua satelit maka arah parabola biasanya di 110.5°E yakni titik tengah antara satelit palapa dan telkom. Jadi paraboloa terlihat condong ketimur
  5. 4LNB biasanya untuk menangkap siaran di 4 satelite yaitu Palapa di 113°E, Telkom di 108°E, Asiasat 3S di 105.5°E dan Asiasat 5 di 100.5°E. jadi agar bisa menangkap siaran di keempat satelit maka arah parabola biasanya di 106.75°E yakni titik tengah antara satelit Asiasat 3S 105.5°E dan satelit Telkom di 108°E. Jadi Parabola agak terlihat Lurus katas
  6. Khusus untuk 4LNB. jarak LNB1 dan LNB2 sama dengan jarak LNB3 dan LNB4
  7. Setelah Anda puas, jangan lupa kencangkan baut-bautnya sambil meperhatikan sinyal di monitor agar jangan sampai keasikan ngencangkan baut sinyal tiba-tiba ilang,,,,
Demikian Poin-poin Penting dalam pemasangan parabola menurut pengalaman saya selama ini
Lihat di Facebook

Wa'alaikum salam warahmatullahiwabarakatuh.