Minggu, 04 Agustus 2013

Memperbaiki Laptop Bagian III

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kali ini Multi Teknik Info akan berbagi sebuah pengalaman saat memperbaiki Sebuah Laptop Compaq dengan Windows 7 mengalami problem Layar (LCD) Laptop yang sering berkedip bahkan kadang nge-blank hitam dan muncul pemberitahuan seperti ini

“Display driver stopped responding and has recovered. Display driver nvlddmkm stopped responding and has successfully recovered.”

Ternyata itu dikarenakan Driver Grapich (VGA) yang teristall mengalami Crash atau bahkan rusak. Setelah install ulang Driver layar Laptop kembali normal

Demikian, Semoga bermanfaat. By Supatmin MT
Wa'alaikum salam warahmatullahiwabarakatuh.

Teknologi Harddisk

Sebuah Harddisk menyimpan data dengan cara memagnetkan selaput tipis material ''ferromagnetik'' pada piringan. Urutan perubahan arah pemagnetan akan mewakili data biner bit. Pembacaan data dari piringan dengan cara mendeteksi perubahan pemagnetan. Data pengguna disandikan menggunakan skema pengkodean yang menentukan bagaimana data ditampilkan ulang berdasarkan perubahan medan magnet.

Diagram komponen utama Harddisk

Merekam pemagnetan bit tunggal pada sebuah piringan 200 MB (Perekaman ditampilkan menggunakan CMOS-MagView)

Diagram perekaman membujur (standar) & perekaman tegak lurus
Umumnya Harddisk terdiri dari sebuah poros (spindle) yang menjaga putaran piringan (platter) tempat data disimpan. Piringan terbuat dari bahan non-magnetis, biasanyaalumunium alloy, kaca atau keramik yang dilapisi satu lapisan tipis bahan magnetis setebal 10-20 nanometer yang kemudian dilapisi karbon sebagai pelindung terluar. Sebagai perbandingan, tebal selembar kertas standar adalah 0,07 - 0,18 millimeter.
Piringan pada Harddisk modern berputar secara bervariasi mulai dari 4.200 ppm pada perangkat ringan hemat energi sampai 15.000 ppm untuk server berkinerja tinggi. Harddisk generasi pertama berputar pada kecepatan 1.200 ppm. Generasi berikutnya menggunakan kecepatan 3.600 ppm dan pada umumnya saat ini bekerja pada 5.400 - 7.200 ppm.
Informasi dibaca dan ditulis pada piringan berputar melalui alat pembaca-tulis (disk read and write head) yang bekerja sangat dekat (sekitar 10 nanometer) di atas permukaan piringan magnetis. Pembaca-tulis ini dipergunakan untuk mendeteksi dan merubah kemagnetan media yang ada di bawahnya.
Pada cakram modern ada satu pembaca-tulis yang terpasang pada lengan bertuas untuk masing-masing permukaan piringan. Sebuah lengan bertuas menggerakan pembaca-tulis seperti busur melintasi piringan yang berputar, memungkinkan masing-masing pembaca-tulis mengakses hampir seluruh permukaan piringan. Lengan ini digerakan menggunakan motoran penggerak lengan sistem gulungan. Harddisk model lama menuliskan data secara tetap dalam bit per detik, sehingga setiap alur memiliki ukuran data yang sama. Model terbaru (sejak tahun 1990an) menggunakan sistem perekaman area bit (zone bit recording) yang bisa menambah kecepatan penulisan dari piringan area terdalam ke area terluar. Dengan demikian data yang tersimpan di area terluar akan lebih banyak.
Pada cakram modern, kecilnya ukuran bidang magnetis membahayakan area kemagnetannya dari kemungkinan kehilangan karena efek panas (superparamagnetism). Untuk mengatasi hal ini, piringan dilapisi dengan dua lapisan magnetis sejajar, dipisahkan sejauh 3 atommenggunakan bahan non-magnetis ruthenium dan dua lapisan bermagnet yang arahnya bersebrangan saling memperkuat satu sama lain. Teknologi lain digunakan untuk mengatasi efek panas yang memungkinkan perekaman dengan kepadatan tinggi dibuat pertama kali tahun 2005 dan pada tahun 2007 teknologinya sudah banyak dipakai pada Harddisk.

Disadur dari wikipedia
Demikian Semoga Bermanfaat
By, Patmin Puja Kesuma

Sejarah Harddisk

Harddisk ditemukan pada tahun 1956 sebagai media penyimpan data untuk perangkat pengolah transaksi IBM dan dibuat untuk penggunaan umum pada komputer mainframemaupun komputer miniIBM 350 RAMAC adalah Harddisk pertama yang memiliki ukuran sebesar 2 kali lemari pendingin dan mampu menyimpan 5 juta 6-bit karakter (atau sama dengan 3,75 juta 8-bit bytes) dalam 50 cakram bertumpuk.
Pada tahun 1961 IBM memperkenalkan Harddisk model 1311 yang berukuran sebesar mesin cuci dan menyimpan 2 juta karakter pada sebuah paket cakram mudah bongkar. Pengguna dapat membeli paket tambahan dan menggantinya apabila diperlukan sebagaimana halnya pita magnetik. Paket cakram mudah bongkar model selanjutnya menjadi keharusan dalam kebanyakan instalasi komputer dan mencapai kapasitas 300 megabytes pada awal tahun 1980an.
Beberapa Harddisk kinerja tinggi seperti IBM 2305 dibuat dengan satu pembaca-tulis (read and write head) di tiap alurnya untuk mengurangi kehilangan waktu dari pergerakan pembaca. Sistem pembaca-tulis tetap atau pembaca-tulis tiap alur ini harganya sangat mahal dan tidak diproduksi lagi.
Pada tahun 1973, IBM memperkenalkan Harddisk jenis baru dengan kode "Winchester". Perbedaan pokok dari jenis ini, pembaca-tulis tidak sepenuhnya diam di susunan plat ketika Harddisk mati. Pembaca-tulis diletakan di tempat khusus pada permukaan cakram saat tidak berputar dan kembali ke posisi kerja saat Harddisk dihidupkan lagi. Ini lumayan banyak mengurangi biaya produksi motor penggerak lengan (actuator) mekanis pembaca-tulis, namun membatasi penggantian cakram seperti pada paket cakram model sebelumnya. Bahkan, model pertama dari cakram berteknologi Winchester ini memiliki fasilitas modul cakram mudah bongkar, termasuk paket cakram dan perakitan pembaca-tulis, meninggalkan motor penggerak pengan dalam cakram saat pemindahan. Di kemudian hari cakram Winchester tidak dipergunakan lagi dan kembali ke sistem plat cakram yang tidak mudah bongkar.
Seperti paket cakram mudah bongkar pertama, cakram Winchester jenis pertama menggunakan plat cakram berdiameter 14" atau 360 mm. Kemudian, desainer mencoba memperkecil ukuran plat untuk menambah keuntungan. Cakram tetap dibuat menggunakan plat berukuran 8" sehingga Harddisk bisa berukuran 5 1/4" atau 130 mm dan dapat dipasang pada dudukan pembaca disket. Yang terakhir ini ditujukan untuk pasar komputer pribadi (PC)
Awal tahun 1980an, Harddisk termasuk barang langka dan dianggap perangkat tambahan yang sangat mahal pada komputer pribadi. Namun pada akhir 1980an, harganya bisa ditekan sehingga bisa menjadi perlengkapan standar pada komputer pribadi berharga murah.
Awal tahun 1980an kebanyakan Harddisk dipakai pengguna akhir komputer pribadi sebagai perangkat luar untuk tambahan subsistem. Subsistem ini tidak dijual atas nama pabrik cakram melainkan atas nama produsen subsistem semacam Corvus System atau Tallgrass Technologies. Bisa juga atas nama pabrikan personal komputer misalnya Apple ProFileIBM PC/XT pada tahun 1983 sudah menyertakan Harddisk internal berukuran 10MB dan tak lama kemudian Harddisk internal berkembang pada komputer pribadi
Harddisk luar tetap populer lebih lama pada Apple Macintosh. Setiap Mac buatan tahun 1986 sampai 1998 memiliki sebuah port SCSI di bagian belakang supaya penambahan cakram luar lebih mudah. Masalahnya Compact Mac tidak mungkin dipasang pada dudukan Harddisk seperti pada kasus Mac Plus atau dudukan Harddisk umumnya. Makanya pada model tersebut, tambahan Harddisk SCSI pemakaian luar menjadi pilihan yang masuk akal.
Mengikuti kepadatan media penyimpanan yang meningkat dua kali lipat setiap 2 sampai 4 tahun sejak awal ditemukan, Harddisk terus berkembang karakteristiknya, dengan sedikit poin penting sebagai berikut :
  • Kapasitas per cakram bertambah dari 3,75 MB menjadi 4 TB atau lebih, meningkat jutaan kali lipat.
  • Ukuran fisik Harddisk berkurang dari 1,9 m3 (setara dengan dua buah lemari pendingin) menjadi kurang dari 20 mm
  • Berat berkurang dari 920 kg menjadi 48 gram.
  • Harga berkurang dari USD 15.000 per MB menjadi kurang dari USD 0.00006 per MB
  • Waktu akses rata-rata berkurang dari 100 millidetik menjadi 40 kali lebih cepat.
  • Aplikasi pasar berkembang dari komputer mainframe pada akhir tahun 1950 ke berbagai aplikasi penyimpanan data termasuk konten hiburan.

Disalin dari Wikipedia
Demikian semoga bermanfaat
By, Patmin Puja Kesuma

Harddisk

Harrdisk atau disingkat HDD adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Menurut di wikipedia HDD diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson pada tahun 1956. HDD pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB. Cakram keras zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB. Kapasitas terbesar Harddisk saat ini mencapai 3 TB dengan ukuran standar 3,5 inci.

Jika Harddisk dibuka, terlihat mata HDD pada ujung lengan bertuas yang menempel pada piringan yang dapat berputar

Data yang disimpan dalam HDD tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik (non-volatile). Dalam sebuah HDD, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.

Dalam perkembangannya kini HDD secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. HDD kini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun FireWire.

Karena sifatnya yang rapuh dan tidak tahan guncangan, HDD bisa dikategorikan sebagai barang pecah belah.

Demikian Semoga Bermanfaat
By, Patmin Puja Kesuma

HDD LLF Low Level Format Tool

HDD LLF Low Level Format adalah Tool gratis yang dapat digunakan untuk menghapus dan mem-Format Hardisk SATA, IDE, SAS, SCSI atau SSD. Juga dapat bekerja pada USB dan Memory External lainnya sepeti: SD, MMC, MemoryStick dan CompactFlash media.

Setelah di format menggunakan HDD LLF Low Level Format ini Hardisk, Flasdisk atau memori akan seperti baru lagi

HDD LLF Low Level Forma ini bisa dimanfaatkan untuk memperbaikin Hardisk, dan Memory yang mengalami Bad Sector terutama pada kerusakan syatem bukan kerusakan pada fisik

Cara Menggunakan HDD LLF Low Level Format

  • Download HDD LLF Low Level Format disini
  • Install kemudian jalankan HDD LLF Low Level Format
  • Pilih Device yang akan di Format kemudian klik Continue

  • Kemudian klik FORMAT THIS DEVICE

  • Tunggu Format hingga selesai

  • Perhatian:  Selama Proses berjalan jangan sampai komputer mati/hang atau listrik padam
  • Setelah selesai maka Hardisk akan sepetti baru lagi yang belum mempunyai partisi
Demikian semoga bermanfaat
By, Patmin Puja Kesuma

Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector

Hardisk dikatakan Bad Sector karna ada bagian Hardisk yang yang mengalami kerusakan seihingga System tidak dapat atau sulit mengaksesnya dan ini akan membuat kinerja Komputer menjadi sangat lambat.

Bad Sector di bedakan menjadi dua yakni:
  1. Hard Bad Sector
  2. Soft Bad Sector

Kerusakan Hard Bad Sector ini adalah kerusakan Hardisk permanen dan tidak dapat diperbaiki. Penyebab Hard Bad Sector adalah Head Crash, bisa dikarenakan guncangan, terputusnya listrik secara tiba-tiba sehingga membuat Head Hardisk bersinggungan dengan Platter

Kerusakan Soft Bad Sector ini adalah kerusakan yang masih bisa di perbaiki. Berikut cara memperbaiki Harddisk yang yang terkena Soft Bad Sector:
  • Buka windows explorer
  • Klik kanan pada disk yang akan dicek lalu pilih properties
  • Buka tab 'Tools' lalu klik 'Check now'

  • Pada Jendela yang muncul centang kedua pilihan lalu klik 'Start'

  • Kemudian Restart Komputer
  • Tunggulah proses nya (memakan waktu yang cukup lama)
Demikian Semoga bermanfaat

By, Patmin Puja Kesuma