Kamis, 15 Desember 2011

Dual boot Linux dan Windows

Anda yang ingin mempelajari OS Linux dapat di jalankan pada Virtual Matchin, dengan Virtual Matchin Anda dapat menjalankan beberapa OS secara bersamaan. Namun jika spek komputer Anda pas pasan maka nanti akan membuat kinerja komputer jadi lambat. Selain menggunakan Virtual Matchin Anda dapat membuat komputer menjadi dual boot atau lebih. Jadi komputer Anda akan memilik dua atau lebih Operating System yang dapat di jalankan secara bergantian. Supaya lebih mudah dalam pembuatan dual boot berdasar pengalaman saya, sebaiknya Anda memperlakukan hardis seperti harddisk kosong. Jadi misalnya harddisk tersebut sudah ada isinya sebaiknya Anda mem-backup atau memindahkan isinya terlebih dahulu ke media lainnya. 

Setelah data Anda di pindahkan kemedia lain, selanjutnya lakukan install Windows, terserah mau windows xp atau windows 7. Tiba pada pembagian/pembuatan partisi buatlah minimal 3 partisi dengan rincian sebagai berikut:
  1. Partisi untuk system Windows atau sering disebut partisi/Driver C. untuk windows XP minimal buatlah 10GB dan untuk Windows 7 buatlah minimal 20GB
  2. Partisi untuk system Linux 10GB - 20GB sesuai Linux yang Anda gunakan. Partisi ini jangan Anda format dulu biarkan saja apa adanya, karna jika Anda format maka nanti saat melakukan install Linux akan mengalami masalah
  3. Partisi untuk data. Formatlah partisi data ini dalam format NTFS. Anda bisa menggunakan seluruh sisa harddisk untuk partisi data. Anda  juga dapat membagi sisa partis menjadi dua partisi lagi sehingga akan ada 4 partisi. Karna partisi data ini berformat NTFS maka partisi data ini nanti nya dapat di baca pada windows dan juga pada Linux sehingga Anda dapat menggunakan partisi data ini untuk menyimpan smua data data Anda saat anda menggunakan Windows maupun saat Anda menggunakan Linux
Selesai melakukan pembuatan dan pembagian partisi. Kemudian lanjutkan instalasi windowsnya sampai selesai

Setelah selesai install windows, lanjutkan dengan install Linux pada partisi yang telah Anda buat tadi, jangan lupa membuat partisi swap dan partisi root. Sedangkan partisi home tidak perlu anda buat, karna Anda sudah mempunya partisi data, dan partisi data ini bisa untuk menyimpan data data Anda pada saat anda menggunakan Window dan juga saat anda menggunakan Linux, dan partisi data ini bisa Anda amankan saat Anda install ulang windows maupun install ulang Linux, maksud nya partisi data ini tidak ikut ke format jika di inginkan data data Anda tetap utuh

Setelah Anda selesai melakukan install Linux, restart lah koputer Anda maka saat booting akan muncul pilihan Grup Windows dan Linux,  Anda bisa memilih OS mana yang akan anda gunkakan


Demikian semoga bermanfaat

***