Senin, 28 November 2011

Perintah Dasar Linux

Walaupun sekarang Linux sudah dapat di operasikan dengan mode grafis dan tampilan yang menawan bah kah lebih menawan dari Windows, tapi pada awalnya Linux dirancang untuk keperluan jaringan dan server sehingga lebih mengutamakan baris perintah dalam mode teks daripada keindahan dan kemudahan dalam mode grafis. Oleh karna itu Anda sebagai pengguna Linux sudah sepatut nya jika mengenal beberapa perintah dasar di Linux. Perintah ini berjalan di Terminal/Konsol

Untuk memulai mode teks lakukan langkah sebagai berikut:

Klik menu start > System > Terminals > Terminal > Konsole

Dibawah ini adalah beberapa Perintah dasar di Linux yang sering digunakan:
  1. dir: melihat isi direktori
  2. cd: membuat direktori baru
  3. mkdir: membuat direktori baru 
  4. rm: menghapus file 
  5. cp: menyalin file
  6. mv: memindahkan file
  7. clear: membersihkan layar
  8. halt: mematikan komputer atau shutdown
  9. reboot: menyalakan ulang komputer
  10. man: manual atau penjelasan dari sautu perintah, gambar berikut memperlihatkan hasil dari perintah man top
  11. top: melihat proses yang sedang berjalan
  12. kill: mematikan suatu proses yang sedang berjalan. Perintah kill berhubungan denga perintah top. Untuk mematikan suatu proses anda perlu mengetahui nomor dari proses (PID) tersebut dan no PID dapat dilihat dari perintah top. Contoh untuk mematikan program amarok (PID 4166) diberikan perintah : Kill 4166
  13. startx: untuk masuk ke destop linux
  14. su: login sementara sebagai user root. Perintah ini menjadikan user biasa memiliki hak akses sebagai user root
  15. mount: mengaktifkan suatu media
  16. mount disket: mount –t msdos /dev/fd0/mnt/floopy
  17. mount flashdisk: mount –t auto/dev/sda1/mnt/usb
  18. mount CD: mount /dev/hdd/mnt/cdrom
  19. mount partisi linux: mount –t ext2/dev/hda5/mnt/hda5
  20. mount partisi Windows: mount –t vfat/dev/hda6/mnt/win_c
  21. mount partisi NTFS: mount –t ntfs-3g/dev/hda7/mnt/ntfs. Sebelum melakukan perintah mount, pastikan anda sudah membuat direktorinya terlebih dahulu dahulu jika belum ada. Dapat dilakukan dengan perintah mkdir
  22. umount: kebalikan dari perintah mount, untuk menonaktifkan media
  23. umount/mnt/cdrom
  24. umount/mnt/floopy
  25. umount/mnt/usb
Untuk mencegah kesalahan pengetikan perintah dapat menggunakan file manager berbasis teks yang bernama me (midnight Commander). Dapat dibuka dengan mengetikkan perintah me

Semoga Bermanfaat

***