Sabtu, 02 Juli 2011

Tip & Trik Windows XP; Stop Service Windows XP yang tidak penting

Apakah sobat merasa jika komputer yang sobat gunakan kinerjanya kurang cepat? Bagi yang menggunakan OS Windows XP, Salah satu trik untuk mempercepat kinerja Windows XP adalah dengan men-Stop Service Window XP yang tidak penting yakni layanan yang tidak dibutuhkan oleh komputer untuk beroperasi. Untuk mematikan layanan/service Windows XP yang tidak perlu marilah sobat blogger ikuti langkah dibawah ini
  1. Klik Start > Control Panel 
  2. Double klik Administrative Tool 
  3. Pada kolom Status menunjukkan bahwa program tersebut sedang berjalan (Started), sedangkan pada kolom Startup Type menunjukkan bahwa layanan tersebut berjalan secara otomatis saat sestem operasi sedang berjalan (Automatic) 
  4. Klik pada service yang akan sobat setting, kemudian klik kanan dan pilih Properties. 
  5. Klik tombol Stop pada Service status, sedangkan pada bagian Startup Type diubah Disable untukmenghentikan layanan (service). Kemudian klik OK lalu restart komputer sobat. 
Jendela Service Windows XP



















25 Service Windows XP yang dapat di-Stop dan di-Disable 

Untuk mempercepat kinerja komputer Windows XP sobat dapat mematikan (stop/disable) Fitur-fitur dibawah ini. Lakukan dengan cara yang suda saya jelaskan diatas. 
  1. Computer Browser. Module ini untuk memonitor daftar dari computer yang terhubung kedalam jaringan Network. Fitur Computer Browser dapat dimatikan bila anda mengunakan computer dirumah tanpa terhubung dengan network / LAN 
  2. Distributed Link Tracking Client. Fitur ini difungsikan untuk memonitor hubungan antar NTFS file didalam computer sendiri atau jaringn network dengan nama domain. Fungsi module ini hanya dibutuhkan bila seseorang membutuhkan link ke computer lain pada sebuah file. Tidak semua orang membutuhkan link dari dan ke computer anda untuk sebuah file dan anda dapat mematikan (Disable)
  3. Error Reporting Service. Fitur Error Reporting Service adalah memberikan laporan bila Windows XP terganggu. Fungsi ini tidak berguna dan dapat di Disable
  4. Help and Support. Fitur Mendapatkan file support dengan menekan F1 untuk mengaktifkan. Apakah anda cukup sering melakukan dan membaca help file dari Windows ?, matikan fitur ini
  5. Indexing Service. Indexes contents and properties of files on local and remote computers bertujuan untuk mempercepat access ke file dengan cara antiran secara flexibel. Service ini tidak dibutuhkan
  6. Net Logon. Supports pass-through authentication of account logon events for computers in a domain. Bila anda terhubung dengan network dan sebuah domain. Fitur ini diperlukan, tetapi bila anda hanya mengunakan computer sendiri saja dan tidak memiliki domain. Fitur ini dapat dimatikan
  7. NetMeeting Remote Desktop Sharing. FItur ini untuk memberikan access ke computer anda melalui Netmeeting lewat jaringan Intranet. Jika anda tidak berkenan memberikan access kepada orang lain, khususnya dengan cara Remote ke computer anda. Sebaiknya fitur ini dimatikan
  8. Network Location Awareness (NLA). Module ini untuk mencatat dan menyimpan daftar network konfigurasi serta informasi lokasi. Fungsi ini tidak membantu, dan dapat dimatikan
  9. Network Provisioning Service. Manages XML configuration files on a domain basis for automatic network provisioning. Tidak dibutuhkan untuk computer home dan sistem simple network. Fitur dapat dimatikan
  10. Performance Logs and Alerts. Fitur module untuk mencatat performa computer dan kegiatan lain yang dicatat pada sebuah file (Log file). Anda tidak perlu pusing dengan performa sistem Windows anda, matikan karena tidak banyak berguna untuk stand-alone
  11. Portable Media Serial Number Service. Retrieves the serial number of any portable media player connected to this computer. Fungsi module ini tidak berguna dan hanya diperuntukan bagi Windows Media based/compatible (”PlaysForSure”) portable. Pemakai MP3 tidak membutuhkan fitur ini dan sebaiknya dimatikan
  12. QoS RSVP. Menyediakan pengiriman network signal dan kontrol pada local traffic. Fungsi module dengan konsep memberikan bandwidth lebih besar bagi kebutuhan aplikasi. Nyatanya fungsi ini tidak terlalu berdampak. Pilihan dapat dimatikan atau tetap digunakan
  13. Remote Desktop Help Session Manager. Manages and controls Remote Assistance. Belum diketahui fungsinya untuk apa, Remote Assistance bisa diterima. Atau tidak diperlukan dan dapat dimatikan
  14. Remote Registry. Memberikan otorisasi remote user memodifikasi registry pada sebuah computer. Sebaiknya dimatikan
  15. Security Center. Monitors system security settings and configurations.” Menampilkan Pop Up ketika firewall down, Anti virus telah out o date atau sistem Windows update sengaja dimatikan. Bila anda selalu memonitor ke 3 fungsi diatas, fitur ini dapat dimatikan.Karena fungsi Security center hanya memonitor dan bukan mencegah dan lebih baik mengawasi langsung dari program pengaman anda
  16. Server. Dukungan file server seperti printer, file untuk berbagi atau share didalam network. Bisa dibutuhkan bisa tidak, bila anda tidak melakukan share antar computer didalam network. Fitur ini dapat dimatikan
  17. Smart Card. Manages access to smart cards read by this computer. Anda mengunakan Smart Card pada computer anda. Bila tidak sebaiknya dimatikan
  18. SSDP Discovery Service. Enables discovery of UPnP devices on your home network.” Windows akan memonitor hardware lain dengan sistem Plug and Play. Fungsi ini dapat dimatikan bila anda tidak lagi menambah perangkat lain atau hardware yang anda gunakan adalah permanen. Tetapi bila anda mengunakan banyak hardware sebaiknya fitur ini tetap diaktifkan
  19. System Restore Service. Performs system restore functions. Windows dapat mengembalikan sistem Windows dengan melakukan restore bila set point backup dilakukan. Dengan mengaktifkan system restore akan lebih mudah mengembalikan Windows bila terjadi crash serta malfunction dan mengembalikan Windows XP ke waktu anda melakukan backup. Ada pendapat, sistem restore tetap diaktifkan karena lebih cepat mengembalikan sistem Windows seperti set point terakhir. Sayangnya sistem ini mengambil space pada storage. Keuntungannya, anda dengan cepat dapat mengembalikan sistem WinXP yang bermasalah Pilihannya adalah antara kebutuhan anda apakah mengunakan sistem restore untuk mengembalikan Windows dengan penentuan set point yang anda lakukan. Atau mematikan (Disable) tetapi dengan resiko, bila terjadi crash pada Windows anda harus mengulang menginstall kembali. Keuntungan, anda mendapat space storage lebih besar
  20. TCP/IP NetBIOS Helper. Provides user experience theme management support for NetBIOS over TCP/IP (NetBT) service and NetBIOS name resolution. Matikan bila anda tidak memerlukan NetBIOS untuk network 
  21. Themes. Provides user experience theme management. Untuk alasan performa, seperti menampilkan interface Win2000. Fitur ini dapat dijalankan melalui Desktop Properti. Jadi tidak ada alasan module ini diload. Anda dapat mematikan fitur ini
  22. Uninterruptible Power Supply. Manages an uninterruptible power supply (UPS) connected to the computer. Sudah jelas fungsinya bila anda mengunakan UPS memerlukan fungsi ini, fitur ini khusus hanya untuk UPS yang terhubung ke computer melalui COM port. Bila tidak, dapat mematikan
  23. Wireless Zero Configuration. Menyediakan fungsi otomatis untuk Wireless network adaptor. Bila anda tidak memiliki perangkat WIFI dapat dimatikan
  24. WMI Performance Adapter. Provides performance library information from WMI HiPerf providers. Tidak jelas untuk apa, dan dapat dimatikan
  25. Workstation. Creates and maintains client network connections to remote servers. Jika anda mengunakan sharing file didalam network, biarkan fungsi ini tetap bekerja. Bila anda tidak mengunakan fitur sharing dan computer anda berdiri sendiri / stand alone. Fitur ini dapat dimatikan dan tidak berdampak pada koneksi internet.
Demikian semoga bermanfaat

***