Senin, 16 Mei 2011

Memperbaiki Laptop Bagian I

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kali ini Multi Teknik Info akan berbagi pengalaman dalam memperbaiki Laptop Acer Aspire 4741. Laptop ini menggunakan OS Window 7 Ultimate, dengan Processor Core i5-430M, HDD 500GB dan RAM sudah di upgrade jadi 2GB. Kasusnya jika di hidupkan selalu re-start melulu (windows tidak mau start), hal ini awalnya user meng-install sebuah aplikasi yang di download dari internet, begitu selesai instalasi kemudian restart tapi Leptop ga mau start, belum sampai windows loading udah re-start lagi begitu setrusnya klu tombol Leptop belum dimatikan. Sampai ditanganku aku coba untuk repair ternyata ga bisa, malah muncul blue screen, coba mo di instal ulang juga sama aja.. selalu muncul blue screen dengan pesan:

"A problem has benn detected and windows has been shutdown to prevent damage to your cumputer
If this is the first time yuo’ve seen this stop error screen restart your computer. If this screen appears again, follow these steps :
Check for viruses on your computer, remove any newly installed hard drives controlers, check your harddrives to make sure it is properly configured and terminated.
Run CHKDSK /F to check for harddrive corruption, and then restart your computer.
Technical information :
Stop : 0x0000007b (0xf78d2524, 0xc0000034, 0×00000000 0×00000000)"

Akhirnya sambil ngopi torabika susu aku coba googling baca-baca pengalaman rekan-rekan di blog, sampailah aku diblog nya  Atta's Blog. Rupanya sumber err nya ada pada BIOS “Pastikan pilihan SATA pada BIOS adalah IDE bukan AHCI. Setup windows XP pada saat akan loading drivers berjalan pada mode IDE”. Berarti setelah install Aplikasi tersebut setingan BIOS berubah, mungkin ada virusnya entah apa kek,, makanya aku sarankan buat kamu-kamu jangan sembarangan istal program/aplikasi/sofware yang belum jelas legal nya, bisa-bisa PC/Leptop kamu jadi korbannya.

Demikian, Semoga bermanfaat. By Supatmin MT
Wa'alaikum salam warahmatullahiwabarakatuh.

Resistor

Resistor adalah komponen Elektronika yang memberikan hambatan terhatap muatan listrik. Resistor berasal dari bahasa belanda 'werstand' yang artinya tahanan/hambatan. Resistor mempunyai dua kaki pada ujung-ujungnya dan dihiasi oleh gelang-gelang warna yang berbeda-beda. Ada yang 4 gelang dan 5 gelang. Simbol Resistor adalah 'R'. dan satuan nya adalah 'ohm' (Ω). Resistor ini ditemukan oleh George Ohm (ahli fisika) dari jerman tahun 1787

Fungsi dan Kegunaan Resistor adalah:
1. Memperkecil tegangan/arus listrik
2. Pembagi tegangan dalam rangkaian seri
3. Membagi arus listrik dalam rangakaian paralel
4. Sebagai Pemikul beban (load resistance)
5. Pembangkit getaran rendah (audio RC oscilator)

Lambang/Simbol Resistor 
Perhatikan. Lambang Resistor seperti seperti diperlihatkan pada gambar dibawah ini
Bentuk/Wujud Resistor
Resistor terdiri dari berbagai macam bentuk/wujud dan bahannya juga terdiri dari beberapa macam diantaranya:

1. Resistor Carbon Terbuat dari serbuk karbon. Umumnya Resistor ini untuk keperluan daya kecil. Resistor ini juga terdiri dari berbagai macam ukuran ada yang 1/4W, 1/2W,1W, dan 2W. Contoh Resistor karbon seperti ditampilkan pada gambar dibawah ini




2. Resistor Film Terbuat dari conductive metal oxide paste. Resistor ini untuk daya yang sangat rendah. Resistor ini biasanya tidak menggunak kode warna akan tetapi langsung nilai langsung tertulis di body Resistor tersebut. Lihat gambarnya dibawah ini





3. Wire-Wound Resistors. Terdiri dari metalik, Untuk keperluan daya yang besar. 

Ada lagi beberapa jenis Resistor yang tidak dapat aku tampilkan, yang penting intinya kamu mengetahui cara membaca dan mengukur Resistor. Untuk mengetahui nilai sebuah Resistor kamu cukup melihat gelang-gelang warna yang melingkari Resistor tersebut. Tiap gelang warna pada Resistor tersebut akan mempunyai arti penting dan dan akan menentukan nilai sebuah Resistor. Oleh karna itu agar kamu bisa mengetahui nilai sebuah resistor hanya dengan melihat gelang-gelang warnanya saja, maka kamu harus hapal kode warna gelang Resistor


Tabel gelang warna Resistor
Cara membaca Resistor 4 Gelang
Jika kamu melihat sebuah Resistor dengan 4 gelang bewarna misalnya: hija, biru, merah, dan emas. maka cara menghitungnya adalah:
Gelang pertama hijau= 5
Gelang kedua biru= 6
Gelang ketiga merah= 2 (perkalian 100)
Gelang keempat emas= 5% (toleransi)
jadi cara membacanya adalah 56 x 100= 5.600. Maka nilai Resistor tersebut adalah 5600Ω atau 5.6kΩ atau 5k6 dengan toleransi 5%
Note: jika gelang ketiga bewarna hitam maka artinya tidak ada pengalian

Cara membaca Resistor 5 Gelang
Jika kamu melihat sebuah Resistor dengan 5 gelang bewarna misalnya: coklat, hitam, hitam, jingga dan coklat. maka cara menghitungnya adalah:

Gelang pertama coklat= 1
Gelang kedua hitam= 0
Gelang ketiga hitam= 0
Warna keempat jingga= 3 (perkalian 1.000)
Gelang kelima coklat= 1% (toleransi)
Jadi cara membacanya adalah 100 x 1.000= 100.000. Maka nilai Resistor tersebut adalah 100.000Ω atau 100kΩ dengan toleransi 1%

Note: jika gelang keempat bewarna hitam maka artinya tidak ada pengalian

Masih bingung??? Nih tak kasih Software Pembaca Resistor gratis, file-nya kecil cuma 55Kb dan bersifat portable jadi tidak perlu di-install sobat tinggal klik2 aja warna pada halaman software tersebut maka akan muncul nilai resistor dan toleransinya, software ini bisa untuk manbaca resistor dengan 4-5 dan 6 gelang warna. Silahkan Download disini 
Ini Screen Shoot-nya

cara mengukur Resistor
Mengukur Resistor ini diperlukan jika kamu ingin mengetahui nilain Resistor tersebut masih sesuai dengan kode warna atau sudah berubah, misalnya molor/melar (hambatannya jadi besar) dan ada kalanya short (nilai hambatannya mengecil). Kamu dapat mengukurnya manggunakan AVO/Multi Tester Analog maupun yang Digital dengan sakelar pada posisi Ohm (Ω)

Sekian semoga membantu

***