Rabu, 30 Maret 2011

TV LG Slim

Hai sobat bloger.... apa kabar??? Kali ini aku cuma sekedar mau berbagi pengalaman service bukan bermaksud menurunkan pamor LG atau pun merendahkannya, maaf bagi pihak TV LG jika postinganku ini sedikit banyak telah membuat Anda berkecil hati, namun bukan lah maksudku deminkian, bahkan jika Anda mau belajar dari pengalamanku maka dikemudian hari TV LG akan lebih baik lagi dan banyak dimimiti masyarakat. Begini sobat, akhir-akhir ini di tempat saya banyak orang yang membeli TV merek LG Slim, dan ternyata baru seumur jagung ada yang baru 2 bulan, 3-6 bulan dan garansi belum habis TV udah rusak, dan di tempatku ini walau ada garansi orang enggan membawanya ke Service Centre atau ketoko tempat dia membeli TV tersebut karna yang sudah-sudah tetap dikenakan biaya, dan biayanya itu lumayan besar, jadi mereka lebih memilih dibawa kebengkel TV yang terdekat. Aku sampai bilang ke pelangganku, LG sekarang tidak mengutamakan kwalitas lagi alias cepat rusak dan spare part nya susah.. masak saya sering nangani kasus TV LG dan yang sering saya tangani adalah C 183/2000v nilainya menurun drastis (0) hal ini menyebabkan HOT jadi short, walupun arus masuk tapi power supply tidak tidak bekerja maka TV seakan mati total, dan jika HOT digannti maka dalam itungan detiik akan short lagi, ada juga yang Power On/Off nya rusak alias tidak konect, dan cari ganti nya yang sama ga ada terpaksa diganti pakai sakelar TV Cina dan saya lem pakai lem bakar dan diganjal-ganjal dikit biar pas pada kedudukannya. yang parah lagi klu rusak Flay Back nya dan IC Chrome nya, kerusakan ini ga bisa di akal akalin lagi, solusinya saya tawarin ganti mesin Cina yang di jual dipasaran, klu yang empunya setuju jadi deh body LG mesin Cina, klu ga setuju ya di pending sampai kapan ga tau... sampai alatnya ada??? Dalam penggantian mesin TV pada TV LG Flat pun tidak mudah karna Yoke nya yg beda jadi harus di modif bagian horizontalnya pakai transformers khusus.

Nah itulah pengalamanku dalam service, sekali lagi klu ada pihak LG yang membaca catantanku ini, jadikanlah ini sebuah masukan bagi Anda dan Perusahaan anda... karna ternyata bukan aku saja yang mengalami hal tersebut, banyak rekan-rekan teknisi lain yang mengalami hal serupa, hal ini ku ketahui dari komentar statusku di grup facebook

Dibawah ini adalah hasil copas dari postingan saya di grup facebook terserbut (SOLDER THEKNNIS)



  • Patmin Puja Kesuma
    [:-bd] aq bilang ama konsumen, jangan beli tv LG lagi, karna skr kwalitasnya ga bagus, masak saya sering nangani krusakan tv lg jenis slim ini, dan rata2 umur tv masih baru2 garansi belum habis, dan kerusakan hampir sama yakni capasitor tegangan tinggi 183/2kv, kapasitor tersebut udah menurun drastis sehingga menjadi penyebab HOT langsung short dan membuat tv matol. indikator pun ga nyala jika pun nyala cuma skilas. padahal arus masuk, apa mungkin kapasitor yang digunakan LG mutunya ga bagus ya...? (cuma tulisannya aja yang 2kv, padahal ga sampai 1.6kv) sedangkan tv lain banyak yang pakai 1.6kv, habis deh persedian ku untuk capacitor 1.6kv, tadi udah di pasang paralel 922/1.6kv dua biji untuk mengganti 183/2kv milik LG slim 21.. ada ga yang mau nymbang... hahaha,,,, [=D>]

    • Hadi Suhendra menyukai ini.

      • Abby Allhabassy tul juga bos LG super slim punya ortu juga blum tiga buln dah rusak saklar power nya mana susah di cari lagi
        Kemarin jam 20:35 ·  ·  1 orang

      • Komeng Juragan Parabola Bcullll, kang pdhall lg se umur jagung... Dn garansi nya msh, lom hbiss... Eeeee to Tv dach wafat dlluan...
        Kemarin jam 20:35 ·  ·  1 orang

      • RizQy Kurniawan Syhaputra Wah....ikutan ah....
        Kbtln jga pnya garapan Lg,,kta yg pnya bru 2bln,eh.....Ic croma mati,,nyari" g ktmu,,,pinter bner Lg,mungkn biar bli Tv bru lgi...

        Kemarin jam 20:42 ·  ·  1 orang

      • Patmin Puja Kesuma rizqy.. apalagi sampai ke IC Chrome,, ke agennya aja ga bakalan ada.. mungkin ada tapi ga dikasih... la wong aq cuma C 183/2kv aja ga ada. terpaksa aq carikan di rongsonkan mesin tv cina, dan ku parale
        Kemarin jam 20:45 · 

      • Asep Elektro Mudah2an aja yg sering rusak Cnya aja ga sampe ke IC croma.
        Kemarin jam 21:13 ·  ·  1 orang

      • Mbah Gamestation Aku jg sama pernah dikerjain sama ni tv, kirain fbt nya, dah dibeliin msh jebol jg tr hor nya, smp ganti 3x... Eh ternyata C Hor nya yg bikin masalah...
        22 jam yang lalu ·  ·  1 orang

      • Opung Jaya Elektro Aq dpt LG, yoke deflectionnya di lalap si jago merah, pusing nyari yoke g dpt, akhirnya, coba gulung sendiri, cpd... Wkwkwkwk
        2 jam yang lalu ·  ·  1 orang

      • RizQy Kurniawan Syhaputra Rajin+tekun+sabar bner bos opung,,Ak blm prnh brani'in glung yoke,,pdhl pnya tv sharp 14" cri" yokenya g ktmu",,d ksih yg laen g bner",,,tlong gulungin dong he...he.
        2 jam yang lalu ·  ·  1 orang

      • Barmed Elektro LG maning LG maning streslah pokoke.
        sekitar sejam yang lalu ·  ·  1 orang

      • Sal Iman info dari sc lg untuk produk slim mulai 2011 kata nya udah ada perubahan jadi gak gampung jebol katanya.....memang untuk slim gak lg gak sharp sama aja banyak keluhan......di bpp beli ic croma,tr hor.capasitor 183/2kv fly back ada dan di layani di sc lg balikpapan tapi ya itu di batasi....
        19 menit yang lalu · 

      • Sal Iman info dari sc lg untuk produk slim mulai 2011 kata nya udah ada perubahan jadi gak gampung jebol katanya.....memang untuk slim gak lg gak sharp sama aja banyak keluhan......di bpp beli ic croma,tr hor.capasitor 183/2kv fly back ada dan di layani di sc lg balikpapan tapi ya itu di batasi....
        19 menit yang lalu ·  ·  1 orang

      • Hady Cjdw kapan aq kebagian LG ya?maklum di gunung adanya tv cina
        2 detik yang lalu · 

Senin, 28 Maret 2011

Rangkaian Final 80M Band dengan Transistor biasa

Skematik dibawah ini adalah skematik rangkaian Bafer, Driver dan Final untuk pemancar 80M Band. Rangkaianya sangat sederhana namun rangkaian inilah yang saya gunakan selama ini untuk nge-break baik di AM maupun di LSB. Komponen yang saya pergunakan adalah komponen yang tidak sulit dan harganya pun murah karna TR nya adalah TR biasa, rangkaian ini menggunakan kabel penyalur 300Ω dan mungkin kabel tersebut sudah sulit didapatkan, kabel 300Ω adalah kabel yang biasa digunakan utuk antena VHF model lama. Lihat gambar Rangkaian Final 80M Band dengan Transistor biasa dibawah ini
Keterangan:
L1: 21 lilit. Ø kawat 0,3 mm. Dililit pada koker bekas trafo MF radio
L2: 120 lilit. Ø kawat 0,4 mm. Dililit pada Ferit radio 10mm
L3: 80 lilit. Ø kawat 0,6 mm. Dililit pada Ferit radio 10mm
L4: Loading Coil. 21 lilit. Ø kawat 0,6 mm. Dililit pada paralon Ø 2.5cm

T1: bisa menggunakan C945
T2: bisa menggunakan BD139, D400
T3: bisa menggunakan D895

Dan gambar dibawah ini adalah bentuk jadi rangkaian yang pernah saya gunakan
Demikian semoga ada manfaatnya

***

Sabtu, 26 Maret 2011

Memodifikasi FBT LG untuk TV Changhong 21

TV Changhong dengan Flay Back BSC65A, setelah di periksa ternyata Flayback nya short bagian premiernya dengan GND, mau ga mau jalan satu-satunya supaya TV dapat ditonton dan saya dapat bayaran ya harus ganti FBT. Tapi ternyata ditoko lagi kosong, kemudian buka dokumen elektronik cari-cari data FBT yang kira-kira bisa di-modif, dan dipasaran masih ada. Maka aku temukan yang mirip, cuma beda dikit aja, dengan menekuk pin 7 dan dihubungkan dengan kabel ke GND, kemudian menghubungkan pin 6 kejalur 14.5v, kemudian merubah jalur 190v dan B+. Perhatikan gambar  2 buah FBT dibawah ini:
Sekian semoga bermanfaat...

***

Jumat, 25 Maret 2011

Bagian-bagian Radio

Sobat bloger yang budiman. Jika kita amati radio-radio yang banyak beredar dipasaran saat ini banyak sekali dan memiliki rangkaian yang berbeda pula. Namun meski pun demikian ada bagian-bagian radio yang harus kita pahami jika kita ingin memperbaikinya. Baiklah saya mempunyai catatan sedikit mengenai bagian-bagian Radio, bagian-bagian itu adalah:

  1. Mixer. Mixer ini sebagai penguat getaran frekwensi yang diterima oleh antena, dan meneruskannya  ke rangkaian penguat frekwensi menengah (IF). Mixer ini selalu berhubungan degan antena dan variable condensator (Varco) dan juga spoel antena.
  2. Detector. Detektor ini sebagai pendeteksi frekwensin tinggi dan dirubah ke frekwensi rendah. Bagian output detektor ini langsung berhubung kebagian volume atau ke pra penguat audio sebelum masuk ke penguat audio
  3. Penguat Audio. Penguat Audio ini sebagai penguat frekwensi rendah yang udah disaring oleh detektor menjadi sinyal audio
  4. Load Speaker. Load Speaker ini adalah sebuah komponer yang dapat merubah getara-getaran yang dihasilkan penguat audio menjadi suara
Demikian sekilas info tentang catatan lama saya mengenai bagian-bagian radio. Terima kasih...

Tips mengatasi tabung TV yang udah lemah kontrasnya

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kali ini Multi Teknik Info ingin berbagi Tips mengatasi tabung TV yang udah lemah kontrasnya. Misalnya dalam penggantian mesin TV saya pernah menjumpai CRT yang sudah lemah kontrasnya alias tidak bisa terang dan cerah meski sudah di adjust bringhtness dan contrass nya. Untuk mengatasi hal tersebut maka saya lakukan hala-hal sebagai berikut: 
  1. Masuk ke Sermod kemudian adjust S-BRI pada nilai yang tinggi saya pakai nilai 120.
  2. Jika dengan cara tersebut masih kurang terang ganti Resistor untuk tegangan Heater dengan nilai yang kecil misal dibawah 1Ω atau di jumper saja
  3. Jika masih kurang terang ganti Resistor pada sirkit RGB yang terhubung ke tegangan 9V, ganti resistor tersebut dengan ukuran yang kecil antara 470Ω - 1,2KΩ
  4. Jika masih kurang terang juga ganti Resistor pada pin Emitor transistor RGB, ganti tiga buah resistor tersebut dengan ukuran yang kecil antara 200Ω - 470Ω
  5. Jika terasa masih kurang terang lagi, naikkan tegangan heater 5V -7V dangan cara membuat lilitan pada FBT 1 - 2 lilit, biar aman kasih pembatas resistor 1Ω - 1,5Ω.
Demikian, Semoga bermanfaat. By Supatmin MT
Wa'alaikum salam warahmatullahiwabarakatuh.

Rabu, 23 Maret 2011

BFO 455KHz untuk LSB

BFO (Beat Frequency Oscillator) adalah rangkaian oscilator yang menghasilkan frekwensi yang sama dengan frekwensi IF pada sebuah radio penerima AM yang menggunakan frekwensi antara 455KHz. Dengan berpadu nya sinyal BFO dan sinyal IF sehingga kita dapat mendengarkan  modulasi SSB. rangkaian BFO dibawah ini adalah yang saya gunakan untuk LSB (Lower Sideband), sebenernya bisa juga di gunakan untuk radio AM namun ini sinyalnya lebih kuat karna di tambah satu tingkat untuk memperkuat sinyalnya

Nah inilah skematik rangkaian BFO 455KHz untuk LSB yang saya maksudkan.
BFO ini bukan hanya dipergunakan untuk monitor saja namun juga pada saat mancar, jadi baik pada saat mancar maupun reciev BFO ini tetap On. Disaat mancar sinyal BFO ini akan diolah oleh rangkaian Mixer  bersama frekwensi Oscilator utama sehingga menghasilkan Frekwensi kerja, dan pada saat monitor sinyal dari BFO ini di umpan ke rangkaian MF radio sehingga modulasi LSB bisa didengarkan dengan enak (tidak nge-bebek)

***

Selasa, 22 Maret 2011

BFO 455KHz untuk Radio AM

BFO (Beat Frequency Oscillator) ini adalah perangkat tambahan untuk Radio AM biasa yang akan dipergunakan untuk mendengarkan memonitor suara yang dipancarkan oleh pemancar radio dengan modulasi SSB (Single-sideband modulation). Radio biasa dapat menangkap siaran radio SSB tapi modulasi nya tidak dapat kita pahami karna mengandung unsur membebek,,, (wekwekwek) kayak suara bebek, dan SSB ini pada umumnya dipergunakan sebagai komunikasi bukan untuk siaran sebagaimana halnya AM. nah bagi rekan-rekan yang ingin mendengarkan orang ORARI pada ber QSO silahkan buat rangkaian dibawah ini.
Cara menggunakannya cukup mudah. dekatkan rangkai atau hubungkan ouput rangkaian pada rangkaian IF ata MF radio peneriman kemudian trim trafo IF dan MF nya sampai suara orang ngobrolnya jelas. Nah.. klu ingin monitor radio AM lagi BFO nya ya dimatikan saja.

***

Senin, 21 Maret 2011

Oscilator 3,5 MHz menggunakan Potensio

Kali ini saya akan men-sharingkan sebuah Oscilator 3,5 Mhz yang sering digunakan di 80M Band, namun untuk men-tuningnya menggunakan sebuah Potensio bukan variable condesator (Varco). Utuk pergeserannya memang cukup sempit, tidak selebar dan seluas jika menggunakan Varco, namum menggunakan Potensio ini pemasangan di box lebih mudah dan dalam men-zerobeat kan frekwensi lebih mudah. utuk rangkaian Oscilatornya tetap sama dengan rangkaian Oscilator 3,5 MHz dengan 2SC829 Lihat

Mari kita liat skematik dari Oscilator 3,5 MHz menggunakan Potensio
Keterangan: Potensio yang digunakan adalah Potensio 100k dan dioda yang dipakai adalah di IN4002 atau lebih bagus pakai dioda varaktor, dan tegangan yang di gunakan pada OSC ini harus benar-benar stabil, karna naik turunnya tegangan akan mempengaruhi frekwensi oscilator yang akan ikut naik turun.

***

Minggu, 20 Maret 2011

Service and Option TV LG 29 Slim

Service and Option TV LG Slim ini saya dapatkan sewaktu service dan saya jepret dengan kamera soni K750i saya dengan tujuan bisa saya gunakan nanti jika di perlukan dan dengan harapan dapat dipergunakan oleh teman-teman tehnisi yang lagi butuh parameter untuk menyeting TV LG Slim ini, catatan bagi teman-teman pada SERVICE 2 mungkin sudah tidak standart lagi karna saya menjepretnya setelah saya otak-atik pada SERVICE 2 nya. tapi pada SERVICE dan OPTION yang lainnya belum saya rubah.

Ini gambar SERVICE 1, dan gambar selanjutnya tidak saya upload disini karna saya hanya akan berikan datanya saja
Cara masuk Service and Option TV LG Slim tersebut adalah Tekan OK di Remot + OK di TV atau Tekan MENU di Remote + MENU di TV

CARA MASUK MENU SERVICE TV (FACTORY) Lihat disini

Inilah data-data Service and Option TV LG Slim

SERVIVE 1
  • AGC: 27
  • RG: 32
  • GG: 32
  • BLO-R: 32
  • BLO-G: 32
  • CDL: 8
  • L-DLY: 13
  • RGB-BRI: 27
SERVICE 2
  • V SLOPE: 16
  • VSHIFT: 43
  • V LINIER: 40
  • V AMPLIT: 23
  • H SHIFT: 26
  • EW WIDTH: 37
  • EW PARAB: 24
  • EW TRAPE: 19
  • EW UPCOR: 33
  • EWLOCOR: 50
  • H BOW: 20
  • H PARALL: 32
  • SCORRECT: 37
  • V SCROLL: 20
  • V ZOOM: 30
  • WBR: 2
  • WBF: 5
  • V SYNSLI: 0
  • OVRVOLIN: 0
  • V GUARD: 1
SERVICE 3
  • OVMADAPT: 0
  • OVMTHR: 3
  • ADC LEV: 16
  • DEC LEV: 18
  • MONO LEV:18
  • NICAMLEV: 45
  • BAMA FC: 8
  • AUX3 VOL:84
  • FMEINDOW: 1
  • BOOSTVAL: 0
  • MAX VOL: 100
  • DCXO VAL: 63
  • DCXOA: 0
  • TEXT-V: 40
  • TEXT-H: 5
  • DBB GAIN: 8
SERVICE 4
  • WS: 1
  • BKS: 1
  • BSD: 0
  • DSK: 1
  • COR: 5
  • PF: 2
  • RPO: 2
  • RPA: 2
  • PWLDAC: 17
  • IFOFF: 47
  • CHSE: 0
  • ACL: 1
  • CLPDEL50: 18
  • CLPDEL60: 18
  • CLPLEN: 3
  • CLMPID: 3
OPTION 1
  • INCH: 0 29INCH SLIM
  • SYSTEM: O BG/I/DK/M
  • 200PR: 0
  • TOP: 0
  • ACMS: 1
  • CH-AU: 0
  • SCREEN: 0
OPTION 2
  • CHASSIS: 0 CW62A
  • PIP: 0 NO PIP
  • VOL CURV: 1
  • A2STREO: 1
  • I/II SAV: 1
  • AV3: 0
OPTION 3
  • SCART: 0 NO SCART
  • DVD: 1
  • XWAVE: 0
  • EYE: 0
  • 4DEY: 0
  • TILT: 0
  • DBB: 1
OPTION 4
  • OSD: 2 RESERVED
  • TXT LANG: 5 RESERVED
  • USB: 0
OPTION 5
  • REMOCON: 0
  • HOTEL: 0
  • TURBOSCH: 1
  • TURBOP/S: 0
  • LGEINVOL: 0
  • QUARRAN: 0
  • TEXT: 1
  • TS-AK:0
Sekian semoga bermanfaat...

Jumat, 18 Maret 2011

Oscilator 3,5 MHz dengan 2SC829

Ini adalah sebuah rangkaian oscilator 3,5 MHz dengan menggunakan transistor yang banyak dipasaran yakni 2SC829, walaupun menggunakan transistor murahan tapi hasilnya bisa diandalkan untuk ngebrik di 80M Band, oscilator ini bisa dipakai pada AM dan juga pada LSB. Frekwensi oscilator 3,5 MHz terbentuk dari L1, C1, C2, C3 dan C4, jika nilai dari komponen tersebut kita rubah maka frekwensi nya juga pasti akan berubah. Lihat sekematik dan PCB nya dibawah ini.
Keterangan: 
L1: dibuat sendiri menggunakan trafo MF radio, gululungan aslinya dibuang kemudian di gulung dengan kabela yang sama sebanyak 21lilit.
C2, C3 dan C4 sebaiknya menggunakan capasitor plastik agar frekwensi tidak bergeser, memang susah mendapatkan kapasitor tersebut, saya waktu itu pakai capasitor dari bekas radio National atau Panasonic.

Dan ini gambar PCB nya
Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada posting berikutnya...

HOT rusak dalam itungan detik

Sebenernya pengalaman ini sudah lama saya dapatkan tapi baru sekarang saya sempat postingkan di Blog ini. Dengan harapan teman-teman yang baca postingan ini nanti jika menangani masalah seperti ini bisa langsung tertuntaskan. Awalnya saya mendapat pengalaman ini pada TV LG 21 Slim, baru dibeli sekitar 3 bulan udah rusak dan di bawa ketempat saya. gejalanya jika di On-kan lampu indikator menyala sebetar kemudian mati, sedangkan jika normalnya kan indikator nyala trus mati tapi layar langsung muncul, tapi ini tidak ada layar yang muncul, kubuka ku ukur tergangan B+ drop, langsung saya cabut HOT dan saya ukur ternyata short, "dalam hati seneng udah ketemu biang penyakitnya," tapi setelah ganti HOT baru kemudian saya On-kan gejalanya tetap sama, saya ukur lagi B+ drop lagi, saya ukur HOT short lagi, wah mulai kluarkan jurus-jurus yang lainnya neih... saya buka FBT-nya saya ukur kayaknya ga ada yang short, kemudian saya pasang lagi FBT dan selanjutnya saya cek komponen lainnya pada jalur C HOT disitu ada dioda besar/tegangan tinggi saya cek bagus, terus ada kapasitor milar besar ukurannya 18n/2kv, saya ukur capacitor itu rupanya ini biangnya, kapasitasnya menurun. jadi langsung aja saya ganti dengan yang baru, setelah saya pasang ternyata jreng.... saya lihat tampilan agak melebar, masuk ke sermod seting H-EW dan Vert beres dah....

Semoga bermanfaat
by, Patmin Puja Kesuma

Rabu, 16 Maret 2011

Tip & Trik Windows XP; Cara Mem-back-up Registry

Sebagaimana kita ketahui Registry adalah system Windows yang menyimpan semua aktivitas windows selama komputer dijalankan user, baik itu aplikasi yang di-install dan juga program-program lain yang dijalankan, maka dari itu kita harus berhati-hati sekali jika ingin megotak-atik Registry Windows karna kesalahan akan membuat system Windownya bermasalah. Sebaiknyalah kita mem-back-up nya terlebih dulu sebelum kita melaksanakan perubahan pada Registry. Ikuti langkah-langkah dalam mem-back-up Registry.
  • Pada halaman Registry Editor klik menu File kemudian pilih Export. Lihat gambar dibawah ini

  • Setelah muncul halaman Export Registry File seperti gambar dibawah ini, tentukan lokasi penyimpanan. Kemudian beri nama dan klik Save


  • Kemudian coba kita lihat dimana kita menyimpan file backupregistry tadi maka ada file seperti gambar dibawah ini

Ikuti juga trik yang lainnya...

Tip & Trik Windows XP; Cara Mengakses Registry

Registy adalah system yang digunakan Windows XP untuk menyimpan beragam informasi. Informasi ini akan terus diakses oleh Windows untuk mengetahui seluruh aktivitas user saat komputer digunakan. Sebagai pengguna komputer dengan OS Windows XP selayaknya kita mengetahui bagaimanacara mengakses Registy sehingga nanti saat kita butuh tidak kelabakan. Caranya sebenernya sangat mudah, berikut langkah-langkahnya.
  • Klik start > Run lihat gambar dibawah. atau cara cepatnya tekan pada keyboard logo windows + R

  • telah tampil kotak dioalog Run seperti gambar dibawah ini, ketik regedit kemudian klik Oke atau tekan Enter

  • Maka akan muncul halaman Registry Editor seperti gambar dibawah ini

Ikuti juga Trik yang lain

Selasa, 15 Maret 2011

ARTIKEL KOMPUTER

Halaman ini memuat artikel tentang Komputer, baik itu pengalaman-penglaman saya selama service dan ada juga tip dan trik seputar Komputer dan berbagai info mengenai Komputer. Selamat berkunjung ke Blog saya jangan lupa komentarnya, karena dari komentar kita dapat memperbaiki kekurangan kita. Semoga membawa manfaat. Aamiin....

WINDOW XP Lihat
  • Windows XP Lihat
  • Cara Install Windows XP Lihat
Registry Windows XP
    1. Cara Memngakses Registry Lihat
    2. cara Mem-back-up Registry Lihat
    3. cara Memulihkan Registry Lihat
    4. Bagian-bagian Registry Lihat
    StartUp
    1. Cara Membuat Shortcut Shutdown Lihat


    WINDOW 7 Lihat
    1. Window 7 Lihat
    2. Cara Install Windows 7 Lihat
    3. Tip dan Trik Window 7 Lihat
    4. Cara Install Windows 7 melalui USB Lihat
    TIP DAN TRIK Lihat
    1. Tip dan Trik Mempercepat koneksi Internet Lihat
    2. Cara Mendownlad File Pupuler di Internet Lihat
    3. Cara Mengunci Folder Lihat
    4. Cara agar Facebook tidak dibajak (di Hack) Lihat
    MY BOOKMARK Lihat
    1. Wajah Kita 20 Tahun lagi Lihat
    2. Qur'an Terjemah Lihat
    KOMPUTER Lihat
    1. Cara Merawat Komputer Tetap Prima Lihat
    MY APLIKASI Lihat
    1. Download Halaman Web Lihat
    2. Handy Start Menu 1.02 Lihat
    3. Deep Freeze Lihat
    INTERNET Lihat
    1. Nama Operator dan Data GPRS Lihat
    2. Rahasi Google Chrome Lihat
    FLASHDISK Lihat
    1. Cara Merawat Flashdisk Lihat
    2. Cara Membuat Flashdisk Kebal Virus Lihat
    3. Cara Mengunci Flashdisk Dengan Password I Lihat
    4. Cara Mengunci Flashdisk Dengan Password II Lihat
    5. Cara Mengunci Flashdisk Dengan Password III Lihat
    HALAMAN UTAMA Lihat

    Minggu, 13 Maret 2011

    Oscilator 3,5 MHz dengan MPF102

    Rangkaian Oscilator dibawah ini adalah rangkaian Oscilator SW 3.5 MHz, oscilator ini cukup stabil karna mengngunakan transistor FET yakni MPF102 dua buah dan diperkuat dengan transistor 2N2222A dua buah atau bisa mengnunakan 2SC829 dua buah. Silahkan dilihat bentuk skemanya dibawah ini
    Dan di bawah ini adalah bentuk PCB jadi nya
    Yang perlu diperhatikan dalam merakit OSC ini adalah bagian lilitannya, karna lilitan tersebut akan menentukan dimana frekuwensi oscilator tersebut bekerja
    L1: spoel OSC SW1 yang bisa bekerja di jalur 3,5 MHz
    L2: RFC 100 atau bisa pakai trafo MF dibuang lilitan aslinya dan ganti dengan lilitan sebanyak 21 lilit dengan kabel yang sama

    ***

    Kamis, 10 Maret 2011

    AM 80M Band

    Ini cerita awalnya saya kenal sama 80M Band. Awalnya sih aq cuma diminta memperbaiki perangkat 80M Band punya bapak-bapak, beliau beli perangkat tersebut dari seorang guru STM, perangkat itu masih dalam modul AM. Psawat bapak itu rusak dan orang yang bikin udah ga ada lagi, maka oleh bapak itu perangkatnya dibawa ke bengkel elektronik kebetulan di tempat saya waktu itu. saya bilang: "wah klu yang beginian saya ga bisa pak...". Bapak itu bilang: "yang penting kamu coba dulu di kotak-katik, cari dulu mana yang rusak, biasanya kata kawan saya Fina-lnya, nanti klu yang rusak sudah kamu ganti, kamu masukkan lampu TL (neon-nya) kedalam Loading Coil ini, terus kamu hidupkan dan kamu putar putar Tuning besi ini, jika lampu nyala berati bagus". Memang setelah saya ganti Transistor Finalnya klu ga salah transistor nya transistor audio D895 satu biji, dan saya masukkan lampu TL 10W dan saya on-kan perangkat dan saya Tuning lampu tersebut nyala terang walu tanpa kabel penghubung. Beberapa hari kemudian bapak itu datang dan saya diajaknya kerumahnya, sampai dirumahnya beliau langsung pasang perangkat tersebut, dihalaman rumahnya saya lihat ada tiang dan ada bentangan kawat panja, biliau bilang "tuh antenanya" saya cuama "o...". ga lama kemudian dia mualai nge-break biliau bilang gini "halo 123 testing modulasi apa ada yang monitor disana?" ga lama kemudian ada jawaban dari jau waktu itu dari Tanjung pinang, klu ga salah namanya Pakde Paimo, ga lama kemudian bapak itu bilang ke saya, "coba kamu bikin pesawat kaya saya ini, bisa ngebrik kemana-mana, disini banyak kawan-kawan elekro juga yang hobi experimen..." saya bilang: "saya ga ada skemanya pak". bapak itu bilang: "udah kamu bawa aja pesawat ini sama antenanya, kamu nge-break lah, terus kamu conto rangkaiannya dan panjang antenanya, nanti klu punya kamu udah jadi baru yang ini kamu kembalikan kesini..." saya bilang: "oke lah pak". karna waktu itu emang saya baru-barunya service jadi masih kurang kerjaan maka saya rajin otak-atik perangkat tersebut, sampai-sampai saya beli buku buat nambah wawasan, kebetulan saya beli buku klu dak salah membuat pemancar sendiri 80M Band (3,5MHz) sekarang bukunya entah kececer dimana saya cari ga ketemu. Singkat cerita pesawat rakitan saya jadi, dan saya kembalikan punya bapak itu dan kami tiap hari nge-break ama teman teman,  tp yang payah nya jarang ceweknya, ada sih kadang kadang aja, mungkin pakai pesawat bapaknya jika sedang ga dipakai, dan umumnya pemakainya udah usia semua, jarang yang su usia ku mungkin ga ada yang 20 tahunan,, tp ya senang juga sih experiment,,, malah sempat produksi juga.. hehe.. dari breaker dijawa yang sudah maju pesawatnya saya minta kirimin skema, sehingga banyak skema dari berbagai versi, dan ada yang namanya LSB nah yang LSB ini saya pernah membuat PCB nya dan pernah juga produksi ada juga yang dikirim kejawa dan sebagian dipakai temen-temen lokal sumatra. Sampai sekarang masih ada yang aktive menggunakan perangkat bikinan saya ini, dia bolak-balik nelpon agar saya on air lagi,, sebenernya pengen sih on air lagi tapi belum ada kesempatan,,,, lagi sibuk sama kerjaan,, mudah mudahan kapan waktunya saya akan on air lagi "SALAM 73 CERIO....)

    Nah bagi teman-teman yang mungkin pengen ber-experimin di 80M Band ini saya berikan sekemanya semoga bisa membantu, untuk yang ini sekema modul AM dan nanti akan saya posting juga yang modu LSB, kalau yang LSB ini bisa nge-break sama orang ORARI loh...

    Ini inilah skema pemancar yang saya gunakan pertama kali untuk nge-break sebelum membuat yang LSB

    Silahkan di klik pada gambar untuk memperbesar
    Keterangan: 
    L1 dan l2 RFC, atau bisa dibuat sendiri dengan kawat email dillit pada inti ferit radio
    L1: 50lilit kawat email 0,6mm
    L2: 50lilit kawat email 0,8mm
    Loading Coil 21lilit kawat email 0,6mm, dililit pada paratalon 1,5inch liltan rapat
    OSC: 21lilit kawat email 0,2mm dililit pada bekas trafo OSC atau bekas trafo MF

    Sekema diatas adalah sekema pemancarnya, transistor finalnya biasa saya gunakan type-type D313, D1047, D895 dan terakhir saya coba pakai TR dari inverter yakni IRF Z44 dan ternyata hasilnya sama aja bisa.

    Untuk rangkaian AMPLI atau dalam dunia nge-break disebut Modulator saya gunakan Power OCL 150 watt mono. karna saya malas ngerakit modulator yang kayak aslinya jadi saya manfaatkan kit ampli yang udah ada.

    Untuk penerimanya/recievernya yakni yang untuk memonitor lawan bicara, saya gunakan radio National 2 Band MW/SW dan yang dipergunakan adalah pada gelombang SW freq 3.0 - 4.5 MHz. Di freq itulah banyak orang-orang yang nge-break dan yang lagi experiment dengan pemancarnya.

    Antara pemancar/transmitter dan radio penerimanya ada saklar yakni saklar PTT jika ditekan makan transmitternya on dan jika dilepas maka radionya yang on dan transmitternya off. dan mic yang dipergunakan adalah mic condensor yang kecil. dan ada satu lagi saklar oscilator (OSC) atau saklar Zero Beat

    ANTENA pasawat ini mengngunakan kawat tembaga 1mm atau menggunakan kabel tunggal yang biasa untuk listrik (NGA) 2,5, dibentang di ketinggian 9Meter sayap barat timut dengan panjang masing-masing sayap 17,5Meter dan menggunakan kabel penyalur adalah kabel 300ohm atau kabel antena TV. Lihatlah gambar dibawah, itulah kira-kira antena yang saya gunakan
    Cara menggunakan pesawat ini jika yang belum terbiasa tentu tidak akan bisa, cara mengoperasikan jika ingin nge-break adalah: 
    Cara pertama: kita dial dulu radio penerimanya sampai ketemu orang-orang yang lagi nge-break, setelah ketemu, kita onkan saklar beat/osc nya, maka rangkaian oscilator akan hidup, terus kita dial Tuning oscilatornya sampai ketemu pada radio penerimanya akan bunyi "cuit-cuiiiit" jika Tuning di dial kebawah bunyi cuit dan ketatas bunyi cuit juga maka posisi yang pas adalah ditengah-tengah sampai tidak ada suara mencuit cuma suara dengung yang lemah dan suara orang nge_break agak kedengaran itulah namanya Zero Beat, setelah benar-benar zero beat mana tinggal tekan PTT dan pangggil orang-orang yang sedang ngomong tersebut, biasanya akan ada jawaban.
    Cara kedua: kita hidupkan oscilator pemancar kita dulu dengan meng-on kan saklar Zero Beat, kemudian kita on-kan radio penerima kita juga dan dial gelombangnya cari sinyal oscilator pemancar bekerjanya dimana, kadang bunyi zessst dan paskan bener, setelah zero antara radio dan oscilator maka matikan saklar zerro beat nya dan tekanlah saklar PTT dan cuap-cuap atau panggil-panggil aja, atau kadang saya putarkan lagu-lagu, selang beberapa saat manakala kita lepaskan PTT biasanya ada yang mendengar panggilan kita dan menjawab dan akhirnya ngobrol deh... syaratnya radio kita harus pada freq mancar kita,

    Nah begitulah awal saya nge-break di 80M Band,, manual banget. sampai akhirnya dapat skema LSB dan mencoba membuatnya dan ternyat berhasil juga, dengan LSB modulasi lebih jelas, cuama ga bisa buat muter lagu-lagu, untuk musik suaranya ga enak digengar,,, di LSB ini saya lebih mudah jika ingin nge-break, dialnya satu aja, ga kayak AM dial pemancar dan penerima sendiri-sendiri, di LSB ini cuma sekali dial ngomong deh, dan lagi sudah paka couter frekwensi miskipung yang saya pakai adalah couter bekas radio mobil. tapi ya lumayanlah sudah tau dimana frekwensi kerja kita.. jadi ga buta, misalnya ada yang ajak geser ke frekwensi sekian ya mudah...

    Sampai jumpa pada postingan berikutnya, LSB 80M Band. Semoga bermanfaat...

    ***